Tampilkan postingan dengan label Basket. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basket. Tampilkan semua postingan

Kisruh NBA, Obama Angkat Bicara

Jumat, 02 Desember 2011 0 komentar

Kisruh NBA, Barrack Obama Pun Angkat Bicara
Bola.net - Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, meminta para pemilik klub NBA dan para pemain untuk memikirkan fans mereka.

Ia menyesalkan permasalahan yang membuat kompetisi NBA musim ini tidak kunjung dimulai. Obama yang merupakan penggemar basket, meminta agar pemogokan pemain dapat segera berakhir.

Saat menghadiri acara stasiun televisi NBC 'Tonight Show with Jay Leno', ia membandingkan situasi yang menimpa NBA dengan permasalahan serupa di kompetisi NFL, yang berhasil dipecahkan sebelum pertandingan musim reguler dibatalkan.

"Kita harus dapat memecahkan masalah pembagian sembilan milyar dollar ini, sehingga para fans, yang telah memungkinkan kita memperoleh uang ini, dapat menikmati musim yang bagus," ucap Obama.

"Saya pikir semua pemilik (klub) dan pemain basket harus berpikir dalam jalur yang sama. Saya menaruh perhatian pada hal ini. Saya pikir mereka harus mengingatkan diri mereka sendiri mengenai alasan mereka bisa meraih sukses disebabkan ada begitu banyak orang di luar sana yang mencintai bola basket."

"Dan, Anda tahu, bola basket melakukannya dengan baik, namun masalah pemogokan ini membuat banyak waktu dibutuhkan untuk pemulihan."

Dua pekan pertama dari musim ini, dari 100 pertandingan yang direncanakan antara 1 November sampai 14 November, telah gagal dilangsungkan, karena para pemilik klub dan pemain gagal mencapai kata sepakat terkait kontrak baru mereka.

Pertandingan selanjutnya pun kemungkinan besar belum dapat digelar karena pembicaraan antara kedua pihak yang berseteru berhenti pada Kamis silam, dengan kedua tim masih jauh dari kata sepakat mengenai beberapa hal, termasuk pembagian pemasukan dan struktur gaji.
 (ant/zul)

Para Pemain NBA layangkan Gugatan Hukum

0 komentar

NBA: Para Pemain Layangkan Gugatan Hukum
Bola.net - Masa depan kompetisi NBA semakin tidak jelas, setelah para pemain NBA melayangkan gugatan kepada liga dengan memakai undang-undang persaingan melalui pengadilan Minnesota.

Selasa malam, jadwal NBA untuk musim 2011-2012, seperti terdapat pada situs resmi mereka, memperlihatkan kalau pertandingan pertama akan berlangsung pada 15 Desember. Artinya kompetisi telah mengalami penundaan selama dua pekan setelah asosiasi pemain menolak jadwal pertandingan untuk November.

ESPN melaporkan kalau tim-tim NBA telah mendapatkan pemberitahuan secara resmi dari liga pada Selasa. Tindakan ini dilakukan oleh para pemain, setelah pertemuan Senin kembali gagal menghasilkan kata sepakat. Para pemain masih menolak proposal dari para pemilik klub, dan tidak memilih untuk membubarkan asosiasi mereka, serta melakukan langkah hukum terhadap liga.

Pemain forward Minnesotta Timberwolves, Anthony Tolliver, guard Detroit Pistons Ben Gordon, forward Caron Butler, dan Derrick Williams terdaftar sebagai penggugat di pengadilan Minnesotta.

Direktur eksekutif Asosiasi Pemain NBA, Billy Hunter, mengatakan gugatan lain akan dilayangkan melalui pengadilan distrik California Utara dengan pemain-pemain lain sebagai penggugat.

Mengacu pada gugatan yang dilayangkan di Minnesota, langkah hukum class action para pemain telah terbagi dalam 'sub kelas' sebab banyaknya jumlah yang mereka wakili, dan fakta bahwa mereka tersebar di seluruh negeri.

Penggugat mengklaim kalau kesepakatan yang tidak kunjung tercapai antara kubu pemain dengan pemilik klub yang dimulai pada 1 Juli silam merupakan 'boikot kelompok ilegal, kesepakatan penetapan harga, dan/atau pembatasan perdagangan yang melanggar Sherman Act', dan bahwa proposal terakhir dari para pemilik klub telah 'menyapu bersih pasar yang kompetitif bagi sebagian besar pemain NBA.' Pengacara para pemain, David Boies, mengatakan kalau gugatan tersebut bertujuan untuk memulihkan kondisi pasar bebas yang kompetitif.

"Kami berharap hal ini tidak perlu sampai ke pengadilan," kata Boies, yang menambahkan kalau hal tersebut membuat 'semua orang tertarik untuk memecahkan masalah ini secepatnya.' "Semakin lama hal ini berlangsung, semakin besar kerugian yang akan menimpa tim," imbuh Boies.

Pemilik klub dan para pemain gagal mencapai kata sepakat dalam beberapa masalah keuangan, termasuk pembagian keuntungan tahunan sebesar empat miliar dolar.

Para pemain menerima 57 persen dari pemasukan terkait bola basket di kontrak sebelumnya. Pemilik klub menawarkan pembagian 50-50, namun Stern mengatakan kalau tawaran di masa depan akan semakin menyulitkan pemain. Pemilik klub juga akan menerapkan pembatasan gaji yang cukup keras.

Pihak pemilik klub mengatakan kalau perubahan tersebut perlu dilakukan karena 22 dari 30 klub telah menderita kerugian di musim lalu. Keputusan para pemain untuk meninggalkan meja perundingan dan maju ke pengadilan telah mengancam musim ini, demikian pendapat Stern.

"NBA telah bernegosiasi dengan niat baik selama proses kesepakatan kolektif," kata Stern, Senin. "Akan ada kesepakatan kolektif yang baru, tetapi musim 2011-2012 berada dalam bahaya."
 (ant/lex)
Dilihat sebanyak 190 kali

Pemain NBA tetap Bergelimpangan Uang

0 komentar

Beberapa Bintang NBA Tetap Bergelimang Uang
Bola.net - Musim reguler NBA memang masih berada dalam bahaya setelah kisruh yang terjadi telah memasuki bulan kelima, namun beberapa pemain bintang tetap mampu mengumpulkan uang dalam jumlah sangat besar.

Ketika banyak pemain sedang memperhitungkan biaya yang harus dikeluarkan akibat tidak mendapat pemasukan rutin, setidaknya sepuluh pemain mendapat banyak uang dari penampilan mereka di luar lapangan, terlepas dari apakah dirinya bermain atau tidak, seperti yang dilaporkan Forbes.

Di papan atas dari daftar pemain NBA terkaya adalah James. Forward Miami Heats ini mengumpulkan 33 juta dolar dari penampilan komersial selama musim kemarin. Jumlah itu dua kali lebih besar dari pada jumlah gajinya setahun.

Guard Los Angeles Lakers, Bryant, yang merupakan pemain dengan gaji tertinggi dengan 25,2 juta dolar per musim, juga menikmati pemasukan besar dari penampilan komersial di luar lapangan. Ia tercatat mendapatkan 28 juta dolar.

Rekan setim James di Miami Heat, Wade, juga meraih kesuksesan di dalam dan di luar lapangan. Pemain berposisi guard ini mendapatkan uang dari penampilan komersial sebesar 12 juta dolar. Hanya sedikit lebih kecil dari gaji 15,5 juta dolar yang mungkin tidak didapatnya pada musim 2011/2012.

Sumber yang banyak Perusahaan-perusahaan sepatu dan pakaian olahraga, minuman ringan, maskapai pesawat terbang, dan berbagai entitas lain telah membantu para atlet tersebut meraup banyak uang, meskipun musim 2011/2012 masih tertunda.

Para pemain akan membagi lebih dari 190 juta dolar uang simpanan, sebab para pemilik klub tidak membagi 52 persen pemasukan terkait bola basket, sebagaimana yang diminta pada kesepakatan tawaran kolektif yang habis pada 30 Juni.

Untuk Bryant, pendapatannya dari uang tersebut akan melebihi dua juta dolar, demikian ditulis Forbes.

Beberapa pebasket lain yang mendapatkan banyak uang dari penampilan di luar lapangan meliputi center Orlando Magic, Dwight Howard (11 juta dolar), dan forward Oklahoma City Thunder, Kevin Durant (Sembilan juta dolar).

Forward New York Knick, Carmelo Anthony dan Amare Stoudemire tidak jauh di bawah mereka. Keduanya mengumpulkan uang sebesar delapan juta dolar.

Guard New Orleans Hornets, Chris Paul, menerima enam juta dolar, dan forward Boston Celtic, Kevin Garnett dan guard Washington Wizards, Johb Wall, memiliki pemasukan lima juta dolar dari penampilan di luar lapangan.

Banyak pemain, termasuk beberapa pemain terkaya di liga, mencoba mencari tambahan pemasukan dengan bergabung ke klub bola basket Eropa, selama kompetisi NBA masih tertunda.

Pemilik liga masih belum mencapai kesepakatan dengan para pemain, setelah negosiasi pada kesepakatan tawaran baru gagal tercapai.

Setelah beberapa pekan mencoba menggunakan cara-cara umum untuk mencapai kesepakatan baru, para pemain membubarkan asosiasi mereka Senin, dan mulai melancarkan gugatan hukum persaingan.

Para pemilik klub merespon dengan membatalkan seluruh pertandingan sampai pertengahan Desember.

Mereka mengklaim kalau NBA telah kehilangan 300 juta dolar pada musim lalu, dengan 22 dari 30 tim menderita kerugian. Mereka juga ingin mengurangi pendapatan para pemain, yang mencapai 57 persen pada kesepakatan sebelumnya. Selain itu pemilik klub juga ingin mengatur pembatasan gaji, dan memperpendek kontrak.

Tawaran terakhir mereka, yang mencantumkan pembagian 50-50 pada pemasukan terkait bola basket, telah ditolak pemimpin asosiasi pemain. (afp/lex)

Pemain dan Pemilik Klub Capai Kesepakatan Sementara

Sabtu, 26 November 2011 0 komentar

NBA: Pemain dan Pemilik Klub Capai Kesepakatan Sementara
NBA: Pemain dan Pemilik Klub Capai Kesepakatan Sementara
Bola.net - Para pemilik klub dan para pemain NBA telah mencapai kesepakatan sementara untuk mengakhiri kebuntuan kompetisi dan berharap kompetisi yang lebih singkat dapat dimulai pada hari Natal.

Komisaris NBA, David Stern, yang muncul setelah pertemuan 15 jam antara kedua kubu yang berseteru pada Sabtu pagi, mengatakan kalau mereka telah mencapai 'kesepahaman sementara yang tunduk pada berbagai persetujuan dan penuh intrik yang sangat kompleks.'

Ia menambahkan: "Kami optimis bahwa kami semua akan melalui hal ini dan kemudian musim NBA dapat dimulai pada 25 Desember." Semua kesepakatan masih harus diratifikasi oleh kubu pemilik dan pemain NBA.

Proses ratifikasi untuk para pemain merupakan hal yang rumit, dengan fakta bahwa mereka membubarkan asosiasi pemain pada 14 November - ketika pembicaraan menemui jalan buntu - dan menggugat liga melalui hukum persaingan.

Mereka harus mencabut gugatan tersebut, serta kembali membentuk asosiasi untuk melakukan voting pada kesepakatan dengan pemilik klub dan liga.

"Kami berpikir kalau kedua pihak tertarik untuk mencapai resolusi dan menyelamatkan permainan," kata direktur eksekutif asosiasi pemain, Billy Hunter, yang duduk di samping Stern ketika pengumuman kesepakatan sementara tersebut disampaikan pada pers.

Jika kesepakatan telah disetujui, hal tersebut akan membuka jalan untuk musim kompetisi di mana setiap tim akan memainkan 66 pertandingan.

Hal tersebut nampaknya juga akan menyelamatkan perhelatan tradisional liga pada hari Natal.

Jika jadwalnya tetap sama, musim ini yang dimulai pada 25 Desember akan dibuka dengan penampilan Miami Heat di Dallas, yang merupakan pertandingan ulang kejuaraan musim lalu yang saat itu dimenangi oleh Mavericks. Selain itu pertandingan lain yang akan membuka musim kompetisi adalah Boston Celtic di NewYork, dan Chicago Bulls bermain di kandang Los Angeles Lakers.

Stern mengatakan bahwa komite pegawai liga akan mendiskusikan persetujuan tersebut pada Sabtu malam, dan ia berharap mereka dapat merekomendasikannya pada para pemilik klub.

"Kami ingin memainkan bola basket," kata Stern. "Kami sangat senang telah melaluinya sejauh ini. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan." Liga tidak dapat digulirkan sejak para pemain memboikot pada 1 Juli, setelah kesepakatan tawaran kolektif sebelumnya berakhir.

Para pemilik klub mengklaim kalau mereka telah merugi sebesar 300 juta dolar pada musim lalu, yang diderita 22 dari 30 klub liga. Mereka juga mengatakan kalau mereka harus mengubah skema pembagian pemasukan sebesar 4 juta dolar, dan harus melakukan kontrol ketat pada sistem gaji.

Perseteruan mengenai masalah keuangan ini membuat jadwal liga yang direncanakan bermain pada 1 November sampai 15 Desember dibatalkan.

Rincian kesepakatan masih berupa garis besar pada Sabtu pagi, dan beberapa masalah seperti pengujian obat-obatan masih dinegosiasikan.

The New York Times melaporkan kalau proposal tersebut menawarkan pembagian pemasukan sebesar 50-50, mewakili kehilangan 300 juta dolar pada pemain yang menerima 57 persen pada pemasukan terkait bola basket di kontrak sebelumnya.

Surat kabar tersebut juga melaporkan adanya permintaan untuk mempersingkat ikatan kontrak dan memperkeras hukuman pada tim-tim yang boros, beberapa pemain keberatan dengan hal tersebut karena itu akan membatasi pilihan mereka sebagai pemain tanpa klub (free agents).

"Ini bukan kesepakatan yang mudah untuk semuanya," kata wakil komisaris, Adam Silver. "Para pemilik (klub) datang dengan menderita kerugian keuangan yang substansial dan merasa kalau sistem tidak bekerja dengan adil di antara semua tim."

"Saya tentu saja mengetahui pemain-pemain yang memiliki pandangan kuat tentang harapan pada hal ini, dari apa yang seharusnya mereka dapatkan dari sistem," imbuh Silver.

"Ini membutuhkan banyak kompromi dari kedua kubu, dan saya pikir kami telah melihatnya pada hari ini." Stern membantah anggapan kalau keputusan pemain membawa masalah ini ke pengadilan telah mendorong liga untuk melakukan kesepakatan, meskipun para pemain tetap memenangi banyak uang jika gugatan mereka berhasil.

"Bagi kami proses pengadilan adalah sesuatu yang harus dilalui," ucap Stern. "Itu bukan alasan untuk penyelesaian ini." "Alasan penyelesaian ini adalah kami memiliki fans, kami memiliki pemain-pemain yang senang bermain, dan kami memiliki pihak-pihak lain yang bergantung pada kami."

"Dan selalu menjadi tujuan kami untuk mencapai kesepakatan yang adil bagi kedua pihak, dan membuat kami dapat bermain sesegera mungkin, namun itu akan sedikit membutuhkan waktu."

Dalam kasus perseteruan musim NBA yang terkait masalah uang sebelumnya, setiap tim memainkan 50 pertandingan pada musim 1998-99, yang baru dimulai pada Februari setelah kesepakatan tercapai pada awal Januari. (ant/lex)